Como Tantang MU yang Tertekan di Liga Champions
Como menyambut Manchester United di Liga Champions dengan kepercayaan diri tinggi usai menang atas Fiorentina. United datang setelah enam laga tanpa kemenangan.
Como menjamu Manchester United pada matchday ketiga Liga Champions, Rabu, 21 Oktober 2026, dengan modal kemenangan atas Fiorentina dan rekor kandang yang kuat. Sebaliknya, Setan Merah datang ke Lombardia dalam tekanan setelah melewati enam pertandingan tanpa kemenangan di semua kompetisi.
Laga di Stadion Giuseppe Sinigaglia ini mempertemukan tim asuhan Cesc Fàbregas yang sedang percaya diri dengan Manchester United yang membutuhkan hasil positif untuk mengubah arah musim. Bagi Como, kemenangan akan menjadi pencapaian besar dalam perjalanan Eropa mereka. United, sementara itu, harus menemukan kembali ketajaman dan kestabilan yang belum terlihat dalam beberapa pekan terakhir.
Como mencuri perhatian setelah menang 3-1 atas Fiorentina di Serie A pada Minggu, 18 Oktober. Mattia Liberali membuka keunggulan pada menit ke-31, disusul gol Nico Paz empat menit kemudian, sebelum Anastasios Douvikas memastikan kemenangan pada babak kedua. Hasil itu menjadi suntikan kepercayaan diri menjelang kedatangan salah satu klub terbesar Inggris.
Como mengandalkan kandang dan kreativitas Nico Paz
Fàbregas membangun Como sebagai tim yang berani menguasai bola dan menyerang. Rekor kandang mereka menjadi modal penting: klub itu disebut telah meraih 32 kemenangan dalam 40 pertandingan di Stadion Giuseppe Sinigaglia. Dukungan publik sendiri diharapkan membantu Como tampil agresif sejak awal.
Perhatian utama United akan tertuju kepada Nico Paz. Gelandang serang asal Argentina itu mencetak satu gol dan membuat satu assist saat menghadapi Fiorentina. Kemampuannya membawa bola ke depan serta mencari celah melalui umpan di ruang sempit dapat menguji koordinasi lini tengah dan pertahanan tim tamu.
Maxence Caqueret dan Liberali juga memberi Como opsi untuk menciptakan peluang. Bila mereka mendapat ruang, tuan rumah berpotensi mengendalikan tempo dan memaksa United bertahan lebih dalam. Karena itu, duel di area tengah akan menjadi salah satu penentu jalannya pertandingan.
Dalam perkiraan susunan pemain, Como diproyeksikan menggunakan formasi 4-2-3-1 dengan Paz beroperasi di belakang Douvikas. Liberali dan Martin Baturina diperkirakan mengisi sisi serang, sementara Perrone dan Da Cunha menopang permainan dari lini tengah. Namun, susunan ini belum dikonfirmasi secara resmi.
Manchester United mencari jalan keluar dari tren buruk
United tiba setelah kalah 0-2 dari Atlético Madrid di Liga Champions dan bermain imbang 1-1 melawan Leeds United di Elland Road. Bryan Mbeumo mencetak gol untuk United dalam laga melawan Leeds. Hasil-hasil tersebut memperpanjang periode sulit yang membuat tim asuhan Michael Carrick belum meraih kemenangan dalam enam pertandingan terakhir di semua kompetisi.
Tekanan terhadap United bukan hanya soal hasil. Dalam lima pertandingan terakhir yang dirangkum dalam pratinjau, mereka hanya mencetak tiga gol dan kebobolan enam kali. Catatan itu menggambarkan tantangan yang harus diatasi Carrick, terutama ketika timnya menghadapi Como yang baru saja tampil tajam di depan gawang.
Bruno Fernandes tetap menjadi pusat kreativitas United. Ia akan membutuhkan dukungan dari para pemain tengah agar Como tidak leluasa mengatur serangan melalui Paz dan Caqueret. Bryan Mbeumo dan Amad Diallo juga diperkirakan menjadi tumpuan untuk membawa ancaman ke area pertahanan tuan rumah.
United diproyeksikan turun dengan formasi 4-2-3-1. Leny Yoro dipastikan absen karena skorsing setelah menerima kartu merah saat melawan Atlético Madrid. Lisandro Martínez dan Harry Maguire pun diperkirakan menjadi pilihan di jantung pertahanan. Informasi mengenai susunan pemain final dan kondisi skuad masih dapat berubah menjelang sepak mula.
Pertemuan pertama kedua klub
Como dan Manchester United belum pernah bertemu dalam pertandingan kompetitif menurut data yang tersedia. Laga ini sekaligus menjadi kesempatan bagi Como untuk mengukur diri melawan klub dengan pengalaman panjang di Eropa, sementara United menghadapi ujian untuk menghentikan rentetan tanpa kemenangan.
Kick-off dijadwalkan pukul 16.45 GMT. Hasil pertandingan akan memberi gambaran penting tentang arah kedua tim di fase grup: Como ingin meneruskan momentum di hadapan pendukung sendiri, sedangkan United perlu membuktikan bahwa mereka mampu keluar dari tekanan. Bagi Carrick dan para pemainnya, menemukan keseimbangan antara mengamankan pertahanan dan menghidupkan serangan akan menjadi pekerjaan utama di Sinigaglia.
