Arsenal Tundukkan Everton, Poinnya Kini Setara City

Arsenal menundukkan Everton 2-0 di Emirates dan kini mengoleksi poin yang sama dengan Manchester City. City tetap memimpin klasemen berkat selisih gol.

arsenal-tundukkan-everton-poin-setara-manchester-city

Arsenal mengalahkan Everton 2-0 di Stadion Emirates, Sabtu (24/10/2026) malam WIB. Hasil pekan kedelapan Liga Inggris itu membuat The Gunners mengoleksi 21 poin, sama dengan Manchester City yang masih berada di puncak klasemen berkat keunggulan selisih gol.

Kemenangan Arsenal datang pada hari ketika City justru kalah 1-2 dari Aston Villa. Posisi kedua tim di klasemen belum berubah, tetapi jarak poin yang sebelumnya memisahkan mereka kini tertutup. Arsenal pun menjaga tekanan dalam persaingan di papan atas.

Ezri Konsa membuka keunggulan tuan rumah pada menit ketujuh. Gol itu lahir dari kemelut di depan gawang Everton setelah Arsenal mendapat sepak pojok. Gabriel Magalhaes kemudian memastikan kemenangan lewat sundulan pada babak kedua, menyambut umpan Ben White.

Gol cepat Konsa membuka jalan kemenangan Arsenal

Arsenal langsung memanfaatkan peluang dari bola mati. Sepak pojok membuat pertahanan Everton kesulitan mengamankan bola, sebelum Konsa menuntaskannya menjadi gol. Bagi pemain belakang itu, gol tersebut menjadi yang pertama untuk Arsenal sejak bergabung dari Aston Villa pada musim panas lalu.

Everton berusaha merespons setelah tertinggal. Tyrique George mendapat peluang pada menit ke-18 setelah melewati Ben White, tetapi tembakannya melebar dari gawang Arsenal. Kesempatan itu belum cukup mengubah keadaan. Arsenal tetap menguasai jalannya pertandingan dan menutup babak pertama dengan keunggulan 1-0.

Memasuki babak kedua, Everton tampil lebih agresif untuk mengejar ketertinggalan. Namun, lini belakang Arsenal mampu meredam serangan tim tamu. Di tengah upaya Everton membangun tekanan, tuan rumah justru menambah keunggulan melalui Gabriel.

Bek asal Brasil itu mencetak gol dengan sundulan setelah menyambut umpan lambung Ben White dari sisi kiri pertahanan Everton. Gol tersebut tercipta pada menit ke-68, menurut catatan pertandingan yang tersedia. Bagi Gabriel, gol itu juga menjadi penanda penampilan ke-200 di Liga Inggris.

Statistik memperlihatkan kendali Arsenal

Arsenal unggul dalam penguasaan bola, yakni 58 persen berbanding 42 persen. Mereka juga melepaskan 18 tembakan, lebih banyak daripada Everton yang mencatatkan delapan percobaan. Meski begitu, kedua tim sama-sama membukukan tiga tembakan tepat sasaran.

Angka tersebut memperlihatkan Arsenal lebih sering membawa bola dan mencoba mengancam gawang lawan. Namun, jumlah tembakan tepat sasaran yang sama menunjukkan Everton masih mampu menghasilkan peluang yang mengarah ke gawang, meski tak berhasil mencetak gol.

Setelah unggul dua gol, Arsenal bermain lebih percaya diri. Mikel Arteta memasukkan Max Dowman untuk menggantikan Eberechi Eze pada menit ke-80. Pemain berusia 16 tahun itu menempati sektor kiri lini serang. Everton terus berupaya memperkecil ketertinggalan, tetapi skor tidak berubah hingga pertandingan berakhir.

Everton tertahan di papan tengah klasemen

Kekalahan di Emirates membuat Everton tetap berada di urutan kesembilan dengan 10 poin. Hasil itu memperpanjang catatan mereka tanpa kemenangan dalam tiga pertandingan terakhir. Sebelumnya, Everton kalah 0-2 dari Chelsea dan bermain imbang 2-2 melawan Hull City.

Bagi Arsenal, tiga poin dari laga kandang ini menjadi penting karena datang bersamaan dengan kekalahan Manchester City. Kedua tim kini sama-sama memiliki 21 poin, tetapi City masih memimpin klasemen karena unggul selisih gol. Kemenangan atas Everton belum menggeser posisi Arsenal, tetapi membuat persaingan di puncak semakin rapat.

Arsenal selanjutnya perlu menjaga konsistensi agar hasil ini memberi dampak berkelanjutan dalam perebutan posisi teratas. Sementara itu, Everton membutuhkan respons untuk menghentikan tren tanpa kemenangan. Dengan jarak poin di puncak yang kini setara, hasil pertandingan-pertandingan berikutnya akan menjadi penentu bagi kedua tim.

Ruangpublik