Kane Ungguli Mbappe 28 Poin dalam Voting Ballon d’Or

Harry Kane meraih Ballon d’Or dengan 1.055 poin, hanya unggul 28 poin dari Kylian Mbappe. France Football juga mengungkap peringkat dan mekanisme penghitungan suara.

kane-ungguli-mbappe-28-poin-voting-ballon-dor

Harry Kane memenangi Ballon d’Or dengan selisih hanya 28 poin dari Kylian Mbappe. Hasil akhir yang dirilis France Football menempatkan penyerang Bayern Munich itu di posisi teratas dengan 1.055 poin, sementara bintang Real Madrid tersebut mengumpulkan 1.027 poin.

Ketatnya persaingan baru terlihat setelah rincian suara diumumkan. Menurut laporan Goal.com, selisih Kane dan Mbappe termasuk yang paling tipis dalam sejarah penghargaan tersebut, berada di urutan keempat terkecil. Angka itu memperlihatkan betapa dekatnya perolehan dua pemain di puncak, meski hasil akhirnya tetap menempatkan Kane sebagai pemenang.

Selisih di puncak hanya 28 poin

France Football mengungkap jumlah poin pada Jumat malam, beberapa hari setelah Kane menerima penghargaan dalam acara di London pada Senin. Pengumuman angka tersebut melengkapi hasil yang sebelumnya sudah menobatkan pemain Inggris itu sebagai peraih Ballon d’Or.

Dengan raihan 1.055 poin, Kane hanya berjarak 28 poin dari Mbappe. Jarak mereka cukup jauh dari Lamine Yamal yang menempati urutan ketiga dengan 881 poin. Selisih Kane dan pemain Barcelona itu mencapai 174 poin, sedangkan Mbappe unggul 146 poin atas Yamal.

Posisi keempat ditempati Rodri dengan 726 poin. Lionel Messi, kapten Inter Miami, berada tepat di bawahnya setelah mengumpulkan 612 poin. Dua nama tersebut melengkapi lima besar dalam pemungutan suara.

Di urutan keenam, Khvicha Kvaratskhelia memperoleh 541 poin. Rekan setimnya di Paris Saint-Germain, Ousmane Dembele, berada di posisi ketujuh dengan 418 poin. Erling Haaland dari Manchester City menyusul dengan 378 poin.

Dua posisi terakhir dalam sepuluh besar diisi Michael Olise dan Fabian Ruiz. Olise, pemain Bayern Munich, mendapat 296 poin, sedangkan Ruiz dari PSG mengumpulkan 201 poin. Perbedaan angka dalam daftar itu menggambarkan jarak antarpemain, tetapi hanya selisih antara Kane dan Mbappe yang menjadi penentu utama perebutan gelar.

Bagaimana poin Ballon d’Or dihitung

Pemungutan suara melibatkan 100 jurnalis spesialis. Setiap jurnalis memilih sepuluh pemain terbaik, lalu nama-nama tersebut memperoleh nilai berdasarkan urutan pilihan. Pemain di posisi pertama mendapat 15 poin, disusul 12 poin untuk posisi kedua dan 10 poin untuk posisi ketiga.

Nilai berikutnya turun bertahap: delapan, tujuh, lima, empat, tiga, dua, lalu satu poin untuk pilihan kesepuluh. Karena setiap pemilih menyusun daftar sepuluh nama, hasil akhir merupakan akumulasi penilaian dari seluruh jurnalis yang berpartisipasi.

Skema itu membuat selisih 28 poin tidak bisa dibaca sebagai jumlah suara langsung antara Kane dan Mbappe. Angka tersebut merupakan perbedaan total poin setelah seluruh peringkat dari para pemilih dihitung. Rincian yang diumumkan tidak menjelaskan bagaimana pilihan para jurnalis terbagi pada setiap posisi.

Dengan demikian, jumlah poin menunjukkan hasil akhir kompetisi, bukan satu jenis suara yang diberikan secara seragam. Bobot berbeda bagi tiap peringkat memungkinkan pilihan di urutan atas memberi sumbangan lebih besar kepada total kandidat.

Catatan musim para pesaing utama

Kane memimpin daftar setelah mencetak 73 gol bersama klub dan tim nasional sepanjang musim yang dinilai. Goal.com menyebut capaian itu sebagai bagian dari musim luar biasa sang penyerang. Namun, Mbappe juga menjalani musim yang menonjol bersama Real Madrid, dan akhirnya hanya terpaut tipis dalam penghitungan akhir.

Yamal, yang berada di peringkat ketiga, terus memperkuat reputasinya sebagai salah satu talenta muda terdepan di sepak bola dunia. Sementara itu, Kvaratskhelia mendapat perhatian lewat kontribusinya dalam keberhasilan PSG menjuarai Liga Champions Eropa. Haaland tetap tampil tajam bersama Manchester City, sedangkan Olise mencatat musim istimewa bersama Bayern Munich.

Hasil tersebut menempatkan Kane di puncak, tetapi pengungkapan angka voting memberi gambaran lebih lengkap mengenai persaingan tahun ini. Untuk Mbappe, posisi kedua datang dengan jarak yang sangat dekat dari pemenang. France Football telah memublikasikan perolehan para kandidat, termasuk sepuluh pemain teratas yang membentuk hasil akhir Ballon d’Or.

Ruangpublik