Bocoran Kamera Vivo X500 Ultra Andalkan Sensor 200 MP
Vivo X500 Ultra dikabarkan menguji kamera belakang 200 megapiksel, sedangkan X500s berpeluang memakai sensor swafoto persegi 68 megapiksel. Keduanya diperkirakan meluncur di China pada semester pertama 2027.
Vivo X500 Ultra dikabarkan tengah diuji dengan tiga kamera belakang, termasuk sensor 200 megapiksel yang diduga ditujukan untuk pemotretan telefoto. Sementara itu, Vivo X500s disebut berpeluang membawa kamera depan berbentuk persegi dengan sensor 68 megapiksel. Kedua ponsel itu diperkirakan meluncur di China pada semester pertama 2027.
Informasi tersebut berasal dari pembocor teknologi Digital Chat Station (DCS), sebagaimana diberitakan Gizchina dan dikutip ANTARA. Rincian ini masih berupa bocoran. Vivo belum mengumumkan spesifikasi resmi ataupun mengonfirmasi jadwal peluncuran kedua perangkat tersebut.
Susunan kamera belakang X500 Ultra belum sepenuhnya jelas
Menurut klaim DCS, konfigurasi kamera belakang X500 Ultra terdiri atas sensor 50 megapiksel, sensor 50 megapiksel lainnya, serta satu kamera 200 megapiksel. Ponsel ini juga disebut akan memiliki kamera depan 50 megapiksel.
Fungsi dua sensor 50 megapiksel di bagian belakang belum diterangkan. Adapun sensor 200 megapiksel diperkirakan berperan sebagai kamera telefoto, tetapi informasi yang tersedia belum menjelaskan kemampuan pembesaran atau cara kerja kameranya.
Dengan demikian, angka megapiksel yang beredar belum memberikan gambaran lengkap mengenai pengalaman memotret dari X500 Ultra. Peran setiap kamera, pengolahan gambar, serta fitur yang akan menyertainya masih belum diketahui. Rincian itu perlu menunggu penjelasan resmi atau informasi lanjutan yang lebih terperinci.
Bocoran tersebut menyebut sensor utama X500 Ultra beresolusi 50 megapiksel. Namun, belum ada keterangan mengenai spesifikasi teknis lain, seperti ukuran sensor atau kemampuan perekaman video. ANTARA juga tidak melaporkan informasi mengenai konfigurasi kamera depan selain resolusinya.
X500s dikaitkan dengan kamera swafoto persegi
Untuk X500s, DCS mengungkap bahwa Vivo sedang menguji sensor depan IMX05A beresolusi 68 megapiksel dengan bentuk persegi. Sensor itu disebut sedang dipertimbangkan bagi ponsel seri S mendatang. X500s, yang diperkirakan hadir bersama model Ultra, disebut sebagai salah satu kemungkinan perangkat yang menggunakannya.
Bentuk sensor persegi disebut dapat memberi keleluasaan lebih besar dalam mengatur bingkai foto. Namun, belum ada kepastian bahwa sensor tersebut benar-benar akan masuk ke produk akhir, termasuk apakah X500s akan memakai kamera depan dengan spesifikasi itu.
Perbedaan pendekatan kamera yang muncul dalam bocoran ini cukup kentara. X500 Ultra dikaitkan dengan susunan kamera belakang yang mencakup sensor beresolusi tinggi, sedangkan pembicaraan mengenai X500s lebih menyoroti rancangan kamera swafoto. Detail lain tentang kamera belakang X500s belum disampaikan dalam informasi yang dikutip ANTARA.
Belum diketahui pula apakah kedua ponsel akan memiliki fitur kamera yang sama di luar rincian sensor yang dibocorkan. Tidak ada keterangan mengenai perangkat lunak pemotretan, mode khusus, atau cara Vivo mengoptimalkan hasil gambar. Karena itu, spesifikasi yang disebut saat ini sebaiknya dipahami sebagai gambaran awal, bukan daftar fitur final.
Layar dan baterai Ultra juga masuk dalam bocoran
Di luar kamera, X500 Ultra diperkirakan menggunakan layar 6,85 inci beresolusi 2K. Perangkat ini juga disebut bakal ditenagai cip Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6. Kapasitas baterainya diperkirakan berada pada rentang 7.000 hingga 8.000 mAh.
Rentang kapasitas tersebut masih berupa perkiraan, bukan angka yang telah dipastikan. Begitu pula dengan ukuran dan resolusi layar serta nama cip yang disebut dalam bocoran. Belum tersedia rincian mengenai konfigurasi memori, harga, maupun pasar yang akan menerima perangkat itu selain perkiraan peluncuran di China.
X500s, menurut informasi yang beredar, diperkirakan membawa layar datar berukuran 6,85 inci dengan resolusi 2K+ dan refresh rate 144 Hz. Spesifikasi layar itu belum dikonfirmasi Vivo. Bocoran yang sama juga belum memuat rincian cip atau kapasitas baterai untuk model tersebut.
ANTARA melaporkan kedua perangkat berpeluang diperkenalkan pada paruh pertama 2027 di China. Sampai ada pengumuman dari perusahaan, jadwal itu dan seluruh spesifikasi yang beredar masih dapat berubah. Perkembangan berikutnya yang paling dinanti adalah kepastian Vivo mengenai sensor kamera yang akhirnya digunakan pada masing-masing model.
