Arema Buka League Cup dengan Kemenangan 4-0 atas RANS
Samuel Otusanya mencetak hat-trick saat Arema FC menang 4-0 atas RANS di Kanjuruhan. Pada laga lain, PSM Makassar mengalahkan De Red 2-0.
Arema FC memulai League Cup 2026/2027 dengan kemenangan telak 4-0 atas RANS Nusantara FC di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Selasa (3/11/2026). Samuel Otusanya mencetak tiga gol, sementara Hanif Sjahbandi menambah satu gol pada babak kedua. Pada pertandingan lain, PSM Makassar mengalahkan De Red FC 2-0.
Hasil itu memberi Arema awal yang meyakinkan di Grup L zona timur. RANS, yang bertindak sebagai tuan rumah dalam laga tersebut, kesulitan membendung tekanan lawan dan tak mampu membalas hingga pertandingan berakhir. PSM meraih hasil positif di Grup K zona timur setelah menuntaskan laga di Stadion 10 November, Surabaya.
Otusanya menghukum kesalahan di lini belakang
Arema membuka keunggulan lewat situasi bola mati. Umpan sepak pojok Gustavo França menciptakan kemelut di depan gawang RANS. Bola yang gagal diamankan jatuh ke hadapan Otusanya, yang langsung menyelesaikannya menjadi gol.
DetikSport mencatat gol pembuka itu terjadi pada menit ke-25, disusul gol kedua Otusanya pada menit ke-34. Laporan CNN Indonesia menyebut gol pertama tercipta pada menit ke-35, sementara rincian waktu gol kedua tidak dijelaskan dengan cara yang sama. Kedua laporan sepakat bahwa penyerang Arema tersebut membuat dua gol sebelum turun minum.
Gol kedua berawal dari umpan terobosan Salim Tuharea. Kiper RANS Ditea Cahya dan rekannya bertabrakan saat mencoba menyergap bola, sehingga penguasaan terlepas. Otusanya berada di posisi tepat untuk menyambar bola dan mengubah skor menjadi 2-0.
RANS tak banyak mendapat ruang untuk membangun serangan. Seusai jeda, mereka mencoba lebih aktif menekan, tetapi upaya itu belum cukup mengganggu pertahanan Arema. Kesempatan dari tendangan bebas Rosad Setiawan sempat mengarah ke gawang, namun Adi Satryo mampu menepisnya.
Hat-trick Otusanya, Hanif melengkapi kemenangan
Arema justru memperlebar jarak pada menit ke-51. Otusanya memotong bola di dekat kotak penalti, membawa bola ke depan, lalu melepaskan tembakan yang tak bisa dihentikan Ditea. Gol itu melengkapi hat-trick penyerang asal Nigeria tersebut.
Gol keempat datang 15 menit kemudian. Robi Darwis mengirim bola dari sisi kanan dan Hanif Sjahbandi, yang masuk sebagai pemain pengganti, menyambutnya dengan sundulan. Skor 4-0 bertahan sampai peluit akhir.
Empat gol itu memperlihatkan betapa mahalnya kesalahan RANS dalam mengantisipasi bola di area pertahanan. Dua gol pertama Arema lahir dari situasi ketika bola tak berhasil dikuasai dengan bersih, sedangkan gol ketiga berawal dari perebutan bola di depan kotak penalti. Untuk RANS, peluang membalas melalui tendangan bebas belum menghasilkan gol.
Dalam laporan CNN Indonesia, RANS disebut berkompetisi di Championship, sedangkan Arema tampil di Super League. Kedua kesebelasan sama-sama menggunakan Kanjuruhan sebagai kandang, tetapi pada laga pembuka ini Arema mampu mendominasi permainan. Catatan itu memberi konteks pada pertemuan dua tim dari kompetisi berbeda, meski hasil pertandingan tetap ditentukan oleh efektivitas Arema di depan gawang.
PSM menang dua gol tanpa balas di Surabaya
Di pertandingan Grup K zona timur, PSM Makassar membawa pulang kemenangan 2-0 dari markas De Red FC. Abdul Rahman membuka skor pada menit ke-24. Kodai Tanaka kemudian menggandakan keunggulan pada menit ke-48, tak lama setelah babak kedua dimulai.
Dengan hasil tersebut, dua pertandingan pembuka yang dirangkum detikSport dan CNN Indonesia sama-sama berakhir tanpa gol balasan bagi tim yang kalah. Arema mencetak empat gol di Kanjuruhan, sedangkan PSM mengamankan kemenangan dua gol di Surabaya. Nama Otusanya menjadi catatan utama dari laga Arema, sementara Abdul Rahman dan Tanaka menentukan hasil bagi PSM.
Kemenangan perdana menjadi modal bagi kedua tim dalam melanjutkan persaingan di fase grup. Arema akan berusaha menjaga ketajaman lini serangnya setelah penampilan Otusanya, sedangkan PSM membawa hasil positif dari laga tandang. Jadwal dan hasil pertandingan berikutnya akan menentukan perkembangan posisi mereka di grup masing-masing.
