Fabio Calonego Buka Peluang Bela Timnas Indonesia

Fabio Calonego mengakui pernah mendapat tawaran naturalisasi dan tertarik membuka peluang membela Timnas Indonesia. Namun, gelandang Persija itu masih harus memenuhi masa tinggal di Indonesia.

fabio-calonego-buka-peluang-bela-timnas-indonesia

Gelandang Persija Jakarta, Fabio Calonego, mengakui pernah mendapat tawaran untuk menjalani naturalisasi dan membuka peluang membela Timnas Indonesia. Namun, pemain asal Brasil itu menegaskan proses tersebut bukan prioritasnya saat ini. Ia masih harus memenuhi syarat masa tinggal sebelum bisa dipertimbangkan memperkuat skuad Garuda.

Calonego mulai menetap di Jakarta pada Juli 2025. Dengan ketentuan yang disebutkan dalam laporan, pemain asing tanpa garis keturunan Indonesia perlu tinggal di Tanah Air selama lima tahun berturut-turut untuk memenuhi kriteria naturalisasi. Artinya, jalan menuju tim nasional masih panjang bagi gelandang yang kini menjadi salah satu pemain penting Persija itu.

Calonego mengakui ada tawaran naturalisasi

Isu mengenai peluang Calonego mengenakan seragam Merah Putih muncul seiring kiprahnya yang menonjol bersama Persija. Gelandang berusia 29 tahun itu dikenal dengan permainan lugas dan bertenaga di lini tengah. Penampilannya membuat wacana naturalisasi mendapat perhatian dari pendukung sepak bola nasional.

Calonego tidak menampik bahwa pembicaraan mengenai perpindahan kewarganegaraan pernah disampaikan kepadanya. Ia mengakui sudah ada pihak yang mengajukan tawaran, meski tidak merinci siapa pihak tersebut ataupun tahap pembicaraan yang telah berlangsung.

“Mereka mengajukan tawaran untuk menaturalisasi saya,” ujar Fabio.

Pengakuan itu menunjukkan bahwa peluang membela Indonesia bukan semata spekulasi dari luar. Meski begitu, tawaran awal tidak serta-merta membuatnya dapat segera masuk ke tim nasional. Persyaratan masa tinggal dan komitmen untuk terus berkarier di Indonesia menjadi bagian penting dari proses yang harus dipertimbangkan.

Dalam keterangannya, Calonego menyebut perlu bermain empat tahun lagi di liga Indonesia tanpa pindah ke negara lain. Ia juga menyadari proses tersebut membutuhkan waktu dan menuntut konsistensi untuk tetap berada di kompetisi domestik.

Jalan menuju Timnas Indonesia masih panjang

Jika mengacu pada waktu kedatangannya pada Juli 2025 dan syarat tinggal lima tahun berturut-turut yang disebut dalam laporan, Calonego baru mencapai masa kelayakan sekitar pertengahan 2030. Dengan demikian, peluangnya untuk membela Timnas Indonesia tidak bisa diwujudkan dalam waktu dekat.

Situasi itu membuat gelandang Persija tersebut memilih bersikap realistis. Ia menempatkan tugasnya bersama klub sebagai fokus utama, sembari tidak menutup kemungkinan untuk membela Indonesia apabila kesempatan itu benar-benar tersedia pada masa mendatang.

“Saya harus bermain empat tahun lagi di liga ini tanpa pindah ke negara lain. Itu bukan prioritas saya sekarang, tetapi jika memungkinkan, mengapa tidak?” tutur Fabio.

Ia juga menyinggung usia yang akan dicapainya ketika masa tunggu tersebut berakhir. “Saya akan berusia 32 tahun. Siapa tahu saya bisa bermain untuk Timnas Indonesia,” imbuhnya.

Pernyataan itu memperlihatkan sikap terbuka, tetapi tetap berhati-hati. Calonego belum menjadikan naturalisasi sebagai target jangka pendek dan tidak menyatakan bahwa prosesnya telah berjalan. Untuk saat ini, peluang tersebut bergantung pada masa tinggalnya di Indonesia serta keputusan yang akan diambil kemudian.

Peran penting Calonego di lini tengah Persija

Di Persija, posisi Calonego terbilang istimewa. Saat klub melakukan perombakan terhadap pemain asing menjelang musim baru, ia menjadi satu-satunya legiun impor yang dipertahankan. Kepercayaan itu sejalan dengan kontribusinya di lapangan dan konsistensi yang ditunjukkan sepanjang musim sebelumnya.

Dalam kompetisi musim lalu, Calonego mencatatkan 30 penampilan. Ia menyumbang tiga gol dan tujuh assist, serta menerima empat kartu kuning dan satu kartu merah. Catatan tersebut menggambarkan perannya yang aktif dalam permainan Persija, baik ketika membantu serangan maupun saat menjalankan tugas di lini tengah.

Perannya berlanjut pada BRI Super League 2026/2027. Dari empat pertandingan awal, ia selalu menjadi starter. Calonego tampil penuh dalam dua laga, sedangkan pada dua pertandingan lainnya ia ditarik menjelang laga berakhir.

Catatan awal musim itu memperkuat posisinya sebagai salah satu pemain yang diandalkan Persija. Namun, bagi Calonego, masa depan bersama Timnas Indonesia masih berada di luar agenda terdekat. Untuk sementara, perhatian utamanya tetap tertuju pada kontribusi bagi Macan Kemayoran, sementara peluang membela Garuda menunggu waktu dan terpenuhinya persyaratan.

Ruangpublik