Raisa Donasikan Pendapatan MV untuk Restorasi Habitat
Raisa dan JUNI Records akan menyalurkan seluruh pendapatan video musik “Nyawa dan Harapan” hingga 28 Oktober 2027 untuk mendukung restorasi habitat melalui YIARI.
Pendapatan video musik “Nyawa dan Harapan” akan dialihkan Raisa Andriana dan JUNI Records untuk mendukung pemulihan habitat di Indonesia. Donasi itu disalurkan melalui Yayasan Inisiasi Alam Rehabilitasi Indonesia (YIARI), dengan periode pengumpulan hingga 28 Oktober 2027.
Komitmen tersebut diumumkan Raisa lewat akun Instagram pribadinya pada 28 Oktober 2026. Ia menyertakan cuplikan video musik yang menggambarkan kebakaran hutan dan lahan, kerusakan kawasan alami, serta satwa yang kehilangan tempat hidup. Dalam keterangan unggahan, Raisa menulis, “Di setiap kehidupan, selalu ada harapan yang layak untuk dijaga.”
Pengumuman ini membuat sebuah karya musik menjadi saluran dukungan bagi upaya konservasi. Namun, Raisa dan labelnya tidak mencantumkan nilai donasi yang terkumpul atau rincian pembagian dana. Informasi yang disampaikan adalah bahwa seluruh pendapatan mereka dari video musik tersebut selama periode yang ditetapkan akan digunakan untuk mendukung restorasi habitat.
Video musik mengangkat dampak karhutla
Dalam video itu, api terlihat melalap pepohonan. Ada pula gambaran orangutan yang membutuhkan penanganan setelah habitatnya terdampak. Cerita visualnya tidak hanya berpusat pada satwa. Kehidupan masyarakat dan petugas yang berupaya memadamkan kebakaran juga ditampilkan sebagai bagian dari dampak kerusakan lingkungan.
Medcom.id melaporkan bahwa cuplikan tersebut memperlihatkan perubahan dari hutan yang terbakar hingga satwa yang terdampak. Gambaran itu sejalan dengan pesan yang disampaikan Raisa: kerusakan alam berkaitan langsung dengan tempat hidup berbagai makhluk, bukan sebatas hilangnya pepohonan. Dampaknya juga dapat dirasakan warga yang tinggal di sekitar kawasan terdampak.
Kebakaran hutan dan lahan menjadi salah satu persoalan yang disorot dalam karya tersebut. Asap dapat mengganggu kesehatan dan kegiatan masyarakat, sementara hilangnya habitat menambah tekanan bagi satwa liar. Karena itu, dukungan terhadap pemulihan kawasan menjadi bagian penting dari langkah yang diumumkan penyanyi dan labelnya.
YIARI menjadi mitra penyaluran donasi
YIARI merupakan organisasi nirlaba yang bergerak di bidang konservasi primata dan perlindungan habitat di Indonesia. Menurut laporan Medcom.id, yayasan yang berdiri sejak 2008 itu menjalankan program perlindungan habitat, rehabilitasi satwa, edukasi lingkungan, serta pemberdayaan masyarakat.
Restorasi yang dilakukan YIARI mencakup pemulihan hutan dan penanaman mangrove. Upaya tersebut ditujukan agar kawasan yang rusak dapat kembali mendukung kehidupan satwa liar. Meski demikian, pengumuman Raisa tidak merinci lokasi proyek yang akan menerima dukungan maupun bentuk kegiatan spesifik yang dibiayai dari pendapatan video musik.
Medcom.id juga menyebut masyarakat dapat menyalurkan bantuan langsung melalui situs donasi YIARI. Sementara itu, detikcom mengarahkan perhatian pada ajakan untuk memutar dan membagikan video musik tersebut. Kedua jalur itu berbeda: donasi langsung dilakukan melalui kanal yayasan, sedangkan pendapatan MV yang diumumkan Raisa berasal dari karya musiknya bersama JUNI Records.
Lagu lama hadir dengan pesan baru
“Nyawa dan Harapan” pertama kali dirilis pada 27 April 2016 dan menjadi bagian dari album Handmade. Video musik resminya hadir pada 28 Oktober 2026, membawa kembali lagu itu dengan narasi visual tentang hubungan antara manusia, satwa, dan habitat yang menopang kehidupan.
Grid.ID melaporkan bahwa video tersebut menggambarkan kebakaran hutan dan ancamannya terhadap kehidupan di sekitarnya. Perilisan MV satu dekade setelah lagu pertama kali keluar memberi konteks baru pada karya tersebut, tetapi pengumuman donasi tidak menyebut adanya perubahan pada lagu atau materi rekamannya.
Periode donasi masih berlangsung hingga 28 Oktober 2027. Sampai batas waktu itu, pendapatan dari MV yang menjadi hak Raisa dan JUNI Records akan disalurkan untuk mendukung restorasi habitat melalui YIARI. Rincian jumlah dana dan perkembangan penyalurannya belum diumumkan dalam pemberitaan yang tersedia.
