Ihsan Tarore Cari Pasangan yang Dekat dengan Ibunya

Ihsan Tarore, 37 tahun, belum menetapkan target menikah baru. Ia berharap calon istri dapat menerima dan menyayangi ibunya.

ihsan-tarore-cari-pasangan-dekat-dengan-ibunya

Ihsan Tarore belum menemukan pasangan hidup pada usia 37 tahun. Penyanyi itu mengatakan calon istri yang ia harapkan bukan hanya cocok dengannya, tetapi juga dapat menerima dan menyayangi ibunya, yang kini menjadi satu-satunya orang tua yang ia miliki.

Kriteria itu menjadi perhatian utama Ihsan saat membicarakan rencana membangun rumah tangga. Ia tidak menyebut persyaratan khusus lain. Baginya, hubungan calon pasangan dengan sang ibu turut menentukan kenyamanan keluarga yang kelak dibangun.

“Kalau kriteria sendiri mah aku enggak ada yang macam-macam. Yang penting orang tuaku happy. Karena aku tinggal punya Mama, jadi ya aku harap selain dia bisa memenuhi hatiku, dia juga bisa memenuhi hati Mamaku,” kata Ihsan, seperti diberitakan detikHOT.

Belum ada sosok yang menjadi tambatan hati

Ihsan menyampaikan hal itu saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan. Ia mengaku belum memiliki seseorang yang sedang dekat atau dipertimbangkan sebagai pasangan. Status lajang tersebut masih ia jalani, meski sudah berkarier di dunia hiburan dan menekuni sejumlah bisnis.

Ia tidak menggambarkan pencarian jodoh sebagai sesuatu yang harus diselesaikan secepatnya. Ihsan memilih menunggu waktu yang tepat dan berserah diri kepada Allah. Ia juga meminta doa agar dipertemukan dengan pendamping hidupnya.

DetikHOT mengutip pernyataan Ihsan mengenai sikapnya itu. Ia berharap jodoh datang pada waktunya, tanpa menyampaikan adanya tenggat baru untuk menikah. Dalam keterangannya, penyanyi berdarah Medan tersebut tidak menjelaskan apakah saat ini ia sedang mengenal seseorang secara khusus.

Demokratis.co.id juga memberitakan bahwa Ihsan belum menemukan pasangan. Laporan itu menyebut keinginannya bertemu perempuan yang menerima dirinya sekaligus menyayangi ibunya. Keterangan tersebut sejalan dengan penjelasan Ihsan tentang keluarga sebagai bagian dari pertimbangannya memilih pendamping.

Target menikah pada usia 25 tahun terlewati

Rencana Ihsan untuk menikah pernah muncul jauh sebelum usianya sekarang. Saat masih muda, ia membayangkan akan melepas masa lajang ketika berumur 25 tahun. Namun, target tersebut sudah terlewati dan kini usianya 37 tahun.

Ihsan mengakui jarak antara rencana lamanya dan keadaan saat ini. Ia tidak menyebut kapan akan kembali memasang target pernikahan. Pernyataan yang disampaikan dalam wawancara itu menunjukkan bahwa untuk sekarang ia memilih menunggu jodoh, bukan menentukan tanggal atau usia tertentu sebagai batas.

Belum tercapainya rencana tersebut juga tidak disertai keterangan bahwa Ihsan sedang terburu-buru mengubah statusnya. Ia tetap memandang pertemuan dengan pasangan sebagai urusan yang waktunya tidak sepenuhnya dapat ditentukan. Fokusnya, dari penjelasan yang ia sampaikan, adalah menemukan orang yang tepat untuk dirinya dan dapat menjalin hubungan baik dengan ibunya.

Karakter sang ibu ikut menjadi pertimbangan

Ihsan turut menjelaskan bahwa ibunya memiliki cara berbicara yang tegas dan lugas. Ia menyebut latar belakang keluarga Medan ketika menggambarkan gaya komunikasi tersebut. Menurut Ihsan, ibunya bukan tipe yang menyampaikan segala sesuatu dengan tutur kata manis.

Gambaran itu memberi konteks pada harapannya terhadap calon istri. Perempuan yang kelak mendampinginya perlu memahami karakter sang ibu, bukan hanya mengetahui bahwa ibunya merupakan orang yang penting dalam hidup Ihsan. Ia tidak merinci bentuk hubungan yang diharapkan, tetapi menekankan bahwa penerimaan terhadap ibunya merupakan bagian dari kriteria pasangan.

Dalam pemberitaan detikHOT, Ihsan tidak menyebut ada syarat rumit untuk calon pendamping. Ia justru menempatkan kebahagiaan ibunya sebagai salah satu ukuran penting. Hal itu sejalan dengan posisinya sebagai anak yang kini hanya memiliki sang ibu sebagai orang tua.

Hingga wawancara tersebut berlangsung, Ihsan masih menjalani kehidupan lajang dan belum menetapkan target menikah yang baru. Ia berharap mendapat doa serta menunggu pertemuan dengan pasangan pada waktu yang dianggap tepat.

Ruangpublik